}

Jumat, 12 April 2013

UN ! “ANAK SIAGA, GURU WASPADA”


UN !
“ANAK SIAGA, GURU WASPADA”
Perhelatan akbar pendidikan dimulai , para pemangku pendidikan mulai sibuk. Dinas pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, orang tua, dan tentunya objek UN yakni siswa siap siaga menghadapinya. Kesibukan yang disebabkan ritual tahunan Ujian Nasional (UN) ini, tentunya dengan target akhir, semua siswa lulus Ujian Nasional (UN).
Sudah banyak sekali tulisan-tulisan ,artikel,karangan ilmiah bahkan aksi menolak UN untuk di laksanakan sebagai syarat kelulusan siswa.Apa daya sesuai cita-cita bangsa untuk mencerdaskan anak bangsa harus terlaksana , entahlah cerdas yang mana?
Para pendidik dan masyrakat mencoba untuk berfikir positif , mungkin saja pemerintah punya niatan yang mulia memajukan pendidikan bangsa Indonesia.
Faktanya apa benar semua guru SUDAH WASPADA? Dan apakah yakin anak SUDAH SIAGA? Faktor system pendidikan yang seakan-akan menjebak objek kajian .Malu adalah resiko yang harus di ambil sekolah dan para guru jika ada anak didiknya yang tidak lulus UN.Tapi itu faktanya,psikologi perkembangan anak yang tak lulus UN menjadi momok besar bagi para orang tua ,kecemasan dan ketakutan akan kejiwaan sang anak yang dibanggakan. Guru-guru kelas 6, 9 dan kelas 12, harus mempersiapkan tenaga yang ekstra, Dengan program jam tambahan untuk pendalaman materi. Proyek kecil berupa Try Out (TO), buku latihan mengerjakan soal Ujian Nasional (UN), dan proyek kecil dengan biaya “menyesuaikan” lainnya,yang  tak mau kalah.Dampaknya adalah kejenuhan peserta didik dalam belajar.Orang sunda berkata “ Boro-boro hayang ngapalkeun ,boro-boro bisa asup pelajaran , nu aya olab tiheula nguping soal aya 20 paket”.Beban fikiran sebelum bertindak memberikan sumbangan terbesar dalam proses pembentukan mental anak . Lantas apa yang seharusnya kita lakukan ? pemerintah lakukan ? guru lakukan ? dan siswa lakukan ?
Tetap menjadi budak system ?ataukah memperbudaki system ? ”Tanyakan saja pada rumput yang bergoyang”.
Bimble dan les privat apakah solusinya ? dengan tersitanya perhatian sekolah untuk Ujian Nasional (UN), ternyata tak berhenti di ruang kelas saja. Tetapi melampaui gerbang sekolah dengan kehadiran “Bimbingan Belajar” di masyarakat. Model marketing ala Bimbel yang dibuat semenarik mungkin, dengan janji menggiurkan ala pedagang, berupa diskon, jaminan lulus UN, lulus masuk PTN atau jaminan uang kembali, seakan pendidikan tak mau kalah dengan bursa saham. Kesan ini solah pendidikan menjadi pasar empuk, dan lokasi tepat tawar menawar.Pendidikan menjadi lahan bisnis?
Apakah perjuangan untuk meluluskan sisswa cukup sampai disitu saja?
Sepertinya tidak , para pembuat soal-soal UN adalah manusia ,dari percetakan sampai dikelola di sekolah adalah oleh manusia .Apakah tidak ada rasa kasihan jika sanak saudaranya tidak lulus gara-gara tidak tahu kunci jawaban ? .Miris memang jika kita para pendidik dan masyrakat selalu berfikiran negative mengenai UN.
Tenang adalah kunci utama menghadapi hidup

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِي الصَّالِحِينَ ﴿٩﴾
Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal salih benar-benar akan Kami masukkan ke dalam (golongan) orang-orang yang salih (QS al-Ankabut [29]: 9).
Jika kita sudah yakin berusaha dan yakin sudah benar-benar menjalankan aturan dan bekerja keras sesuai dengan kaidah aturan Allah maka tak akan ada yang perlu di khawatirkan untuk menjalankan aturan manusia asal sesuai kaidah yang telah di atur dalam hukum islam .
Jangan biarkan anak menjadi korban ketidak adilan , dan guru menjadi korban ketidakmampuan memegang amanah yang sangat besar .


NAMA : NIA KURNIASIH
MAHASISWA IAID CIAMIS TARBIYAH / PGMI 4
TENAGA PENGAJAR DI SDN 1 KERTAHARJA

“Tuhan maafakn aku ,aku sedang sibuk!”


“Tuhan maafakn aku ,aku sedang sibuk!”

Pekerjaan adalah hal yang terpenting dalam hidup menurut sebagian besar manusia.Mereka mentuhankan bahkan menjadikanya hal yang paling utama dari segalanya .Dengan segala cara mencari jalan di dunia demi menemukan kebahagian yang menurut mereka adalah kebahagian sejati.Pengaruh budaya menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam kegiatan manusia mencari jalan kebahagiaan.
Umat islam pada saat ini membutuhkan kebudayaan yang dinamis dan kreatif. Kebudayaan yang berkembang yang membuat mereka bangkit sesuai dengan kaidah islam.Seperti yang tercantum dalam al-Qur’an
"bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaanyang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

Kita tinggal memilih jalan mana yang akan di tempuh untuk mencapai tujuan kita.Pekerjaan yang kita kerjakan terus menerus,harta yang kita kumpulkan sebanyak-banyaknya yang membuat kita lalai akan begitu berpengaruhnya sebuah kewajiban terhadap maha pemberi segalanya.Di dunia ini ada 3 jenis panggilan dari Allah swt,yang pertama adalah panggilan adzan ,mungkin kita bisa berkata “ah nanti dulu ,aku sedang sibuk”, Atau bahkan mereka berkata “ Tenang saja waktunya masih panjang ko!”.Merka menganggap panggilan tersebut biasa saja ,padaal dalam adzan memiliki pengaruh yang sangat kuat bagi mereka yang berfikir.
Panggilan kedua adalah ketika seseorang di panggil oleh Allah swt untuk mengunjungi rumahnya di mekah,ke baituloh,mekah al mukaromah untuk berumroh atau naik haji.Mereka yang berangkat kesana adalah mereka yang telah di panggil oleh Allah swt secara langsung untuk datangkan ke tempat di ijabahnya segala doa.
Panggilan yang ketiga adalah panggilan ketika Allah swt memanggil nya untuk pergi ke alam yang berbeda.pada waktu tersebut apakah manusia akan tetap berkata nanti dulu untuk beribadah?Atau “Tuhan maffkan aku ,aku sedang sibuk??
Semuanya hanya ujian ,seperti yang tercantum dalam surat
 
48. dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, Yaitu Kitab-Kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap Kitab-Kitab yang lain itu; Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,
Semua yang diberikan ,kenikmatan,kesengsaraan ataupun kebahagian adalah sebuah ujian yang di berikan oleh Allah.
Pertanyaanya adalah apakah agama islam menghambat sebuah proses ikhtiar atau perkembangan teknologi manusia?
Jawabanya adalah tidak !!!
Agama islam selalu membuka pintu untuk mencari ilmu dengan selebar-lebarnya.Karena mencari ilmu itu adalah wajib bagi hamba Allah.Masih adakah kata nanti untuk beribadah?
  
sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai Keuntungan yang besar.

 nama : nia kurniasih
Status : mahasiswa iaid ciamis pgmi 4,staf pengajar sdn 1 kertaharja

Berada di manakah pusat kecerdasan anda?


Berada di manakah pusat kecerdasan anda?

Seberapa besarkah otak anda ? Sebesar otak udang ?ataukah lebih besar daripada dengkul anda sendiri?
Bahkan anda tidak menyadari betapa hebatnya otak anda .Seekor lalat memiliki 100.000 sel otak aktif,seekor kera memiliki 10 miliar dan anda sendiri memiliki sekitar 100 miliar1sejak lahir dan masing-masing memiliki hingga 200.000 koneksi.Dan apa yang akan anda lakukan untuk memanfaatkanya ?
Lima kemampuan unik manusia menurut Glenn Doman “Mampu berjalan tegak,mampu mengatupkan jempol dan telunjuk,mampu berbicara dan menulis,mampu memahami pembicaraan,dan mampu membaca”.Betapa luar biasanya kerja otak anda bukan ?.Atau mungkin anda masih meragukan kemampuan anda?.
Menurut Profesor Howard Gardner,dari Universitas Harvard,setidaknya ada 8 tipe kecerdasan,dia telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menganalisis otak manusia dan pengaruhnya terhadap lingkungan pendidikan.
Yang pertama adalah kecerdasan linguistic:Kemampuan,dalam membaca,menulis,dan berkomunikasi dengan kata-kata.Kemampuan ini biasanya dikuasai oleh seorang orator,penulis dan penyair.Seorang penulis biasanya mampu mengolah otaknya dalam merangkai tulisan yang dia tulis.Bahkan setiap tulisanya mampu mengubah dunianya dan lingkunganya.Penulis hebat bukanlah dia yang mendapatkan piala penghargaan tetapi di yang mampu mengembangkan  kinerja otaknya secara maksimal.
Yang kedua adalah kecerdasan logika atau matematika: Kemampuan kita dalam menalar atau menghitung.Ini biasanya banyak dikuasai oleh para ilmuan,matematikawan,pengacara,dan hakim.
Yang ketiga adalah kecerdasan musical :berkembang baik pada composer,konduktor,dan musisi.
Yang keempat adalah kecerdasan spasial dan visual :Asalah kemampuan yang digunakan oleh arsitek,pematung,pelukis,navigator dan pilot.
Yang kelima adalah kecerdasan interpersonal :kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain biasanya para motivator,para penjual dan negosiator.
Yang ke enam adalah kecerdasan kinestetik atau kecerdasan fisik:berkembang pada atlit,penari,pesenam dll.
Yang ketujuh adalah kecerdasan intrapersonal : kemampuan untuk memiliki wawasan ,mengetahui jati diri.
Dan yang terakhir adalah kecerdasan naturalis:kemampuan bekerjasama dan menyesuaikan diri dengan alam.
Riset Profesor Gardner adalah titik permulaan yang brilian untuk mendesai sekolah yang melayani berbagai kemampuan dan gaya belajar yang berbeda.
Betapa menakjubkanya otak kita mampu menyerap berbagai informasi dalam wadah yang takan dimiliki mahluk lain.Berada dimanakah posisi anda sekarang?
Betapa mengecewakan bila anda sendiri beranggapan otak anda tersimpan di dengkul.Meski itu celotehan ,namun jika di cermati posisi otak kita berperan penting dalam setiap tindakan ,betapa bersyukurnya kita kepada tuhan menciptakan otak manusia sesempurna ini.
“Kontribusi IQ paling banyak sekitar 20% terhadap keberhasilan hidup sehingga 80% sisanya ditentukan oleh factor-faktor lain:sehimpunan factor-faktor yang disebut kecerdasan emosional”(Daniel Goleman).
Tidaklah mengherankan jika seorang guru besar di Universitas Oxford,Colin Blakemore dalam The Mine Machine,menggambarkan otak manusia sebagai”mesin yang paling kompleks sejagat raya ini”.
“If you don’t use it,you lost it”(Aksioma kuno),yang berarti bahwa Jika anda tidak gunakan ,maka anda akan kehilangan otak anda.Gunakan semuanya sebagai sesuatu yang terpadu dan proses belajar pun akan menjadi lebih mudah dan sederhana(Gordon Dryden & Dr.Jannette Vos).


Nia kurniasih
Iaid Ciamis
e-mail:niaa.kurniasihh@gmail.com
Milanisti angel

Menu

Recent Post