AKU MURIDMU , BUKAN MUSUHMU “
Siswa adalah manusia yang berukuran mini yang memiliki
perasaan yang sama seperti kita orang dewasa. Terkadang para guru meremehkan
mereka karena usia mereka masih kecil tidak sebanding dengan usia para
pendidik.Mendidik bukanlah perkara mudah , mereka harus dibekali ilmu atau seni
menjadi seorang pendidik.Guru pada proses pembelajaran masih memegang peranan
penting dalam proses pembelajaran.Karena peranan guru tiodak akan mampu
digantikan oleh mesin , radio , bahkan robot sekalipun. Walaupun para vguru
menggunakan alat-alat tersebut sebagai penunjang media pembelajaran.
Dalam pengajaran atau proses
belajar mengajar , guru memegang peranan sebagai sutradara sekaligus aktor,
artinya pada pundak merekalah tempat tugas dan tanggung jawab merencanakan dan
melaksanakan pengajaran disekolah.Terkadang mereka lupa faktor-faktor
perkembangan anak dalam proses pembelajaran di lembaga formal . Kebanyakan guru
mengajar hanya sebagai rutinitas saja tanpa adanya rasa tanggung jawab bagaimana
fsikologi perkembangan anak . Anak yang dirasa mampu menjawab semua pertanyaan
saat ulangan dan mendapatkan nilai yang bagus itulah dia yang dikatakan anak
pintar , sedang sisanya ?.
Lupa bahwa mereka manusia dalam
ukuran mini , punya perasaan serta keinginan yang sama seperti temanya yang
lain. Sebagian besar guru yang tidak memahami bagaimana caranya mendidik dengan
kasih sayang lebih mengutamakan ucapan verbal yang bernada menjelek-jelkan
bahkan menghina muridnya di depan teman-temanya yang lain.
Anak membutuhkan
kalimat-kalimat positif ,tubuh anak 90 % air yang mrespon hal positif/negatif (Masaru Emoto) .Bayangkan
cairan yang dipenuhi kalimat-kalimat negatif maka tubuh akan merespon bentuk
kristal yang buruk. Mendidiklah dengan kasih sayang dengan teladan yang baik ,
karena mereka adalah muridmu bukan musuhmu yang harus dilawan ketika mereka
menjengkelkan . Setiap anak dilahirkan berbeda, karenanya memerlukan
perlakuan dan cara pembelajaran yang berbeda. Tak ada kelainan pada anak .Setiap
anak dilahirkan cerdas pada bidangnya masing-masing karena kecerdasan bersifat tak terbatas .Kecerdasan tak dapat diukur melainkan dpat digali, diamati dan dikembangkan .
Mintalah pada pemilik, jiwanya
berdoa untuk kebaikanya dan ingatlah betapapun sukarnya anak yang dihadapi dia
bukan musuhmu tapi dia adalah manusia kecil yang menyayangimu seperti kepada
orang tuanya sendiri.
PENULIS : NIA KURNIASIH
MAHASISWA IAID CIAMIS SEMESTER 6
BAGI YANG COPY CANTUMIN PENULISNYA YAA !!!


Tidak ada komentar :
Posting Komentar